Senin, 19 Agustus 2024

PORTOFOLIO 1 : PEMANIS DAN PEWARNA MAKANAN - TUGAS PROYEK ZAT ADITIF TERBAIK

Topik : ZAT PEWARNA DAN PEMANIS PADA MAKANAN/MINUMAN

Tujuan : Menganalisa perbedaan zat pewarna dan pemanis makanan dengan tepat

 

Beberapa hasil pekerjaan terbaik siswa yang telah didiskusikan.
1. Coba cari tahu, kode pewarna buatan yang sering digunakan dalam produk makanan atau minuman!
2. Lakukan studi pustaka atau wawancara langsung dengan nara sumber, bagaiamana pembuatan gula pasir dan aren?
3. Apa yang bisa kamu pahami sesuai pengalamanmu dan orang disekitarmu tentang perbedeaan pewarna dan pemanis alami yang pernah ditemui?




































Apakah Cabe Merupakan Zat Aditif?

Cabe dikenal sebagai tanaman yang menghasilkan buah yang pedas. Sifat buah yang demikian membuat sebagian orang memanfaatkannya sebagai salah satu bagian dalam memasak makanannya. Kesukaan orang dengan cabe terbukti dengan makin bernilai ekonominya pangan ini di pasar-pasar masyarakat. Ada yang beranggapan bahwa tanpa cabe menu makan siang atau malam tidaklah lengkap. Begitulah penuturan Anggi saat ditanya ketika istirahat di kantin sekolah. Baginya, rasa pedas dari cabe membuatnya bersemangat atau menambah selera makannnya. 

Berbeda dengan Anggi, sosok pendiam yang berada disebelahnya lebih memilih mengkonsumsi roti saat sarapan pagi itu. Alasannya, Wawan sangat susah memakan makanan pedas. Penyakit lambung yang dideritanya, membuat bahan makanan ini sangat sensitif dilambungnya. Berdasarkan pendapat tersebut, apakah kalian telah dapat mengungkapkan sebuah argumen tentang cabe? Apakah bahan makanan ini termasuk zat aditif?

Untuk menambah pengetahuan tentang tanaman cabe, ayo simak, video berikut.




Jumat, 16 Agustus 2024

UPACARA PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH HUT RI KE-79 TAHUN 2024

 


Peringatan HUT RI Ke-79 Tahun ini dilakukan melalui upacara bendera. Pelaksanaannya pada lapangan upacara sekolah. Seperti tahun sebelumnya, Pasukan pengibar bendera dibentuk untuk melaksanakan penaikan bendera. Ada dua grup yakni grup delapan dan tujuh belas. Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa, guru maupun pegawai sekolah. Selaku pembina upacara adalah Pak Hamiku. Beliau merupakan guru agama sekaligus Wakasek Sarana dan Prasarana. Bertindak sebagai pemimpin upacara adalah Pak Aswandi. 

Walaupun tidak semeriah tahun sebelumnya dengan berbagai lomba bagi siswa, tahun ini diadakan kegiatan lomba untuk guru saja. Selain penaikan bendera, ada pula upacara penurunan bendera yang dilakukan pada sore hari. Dikumentasi kegiatan Buletin Digital Seventeen di publikasikan melalui channel Suhardinhadusin. 

P5 BERTEMA KEMERDEKAAN KELAS IX.4

Memasuki awal semester, bersamaan peringatan HUT RI Ke-79. Kegiatannya diarahkan untuk rancangan hiasan kelas. Temanya adalah kemerdekaan. Bagaimana kami melakukannya. Inilah kegiatan kami dalam menyongsong peringatan bersejarah ini.







Fasilitator dalam kegiatan proyek ini adalah Pak Suhardin. Beliau merupakan guru IPA pada kelas kami. Guruku mendampingi wali kelas sebagai guru penanggung jawab. Hari ini, hiasan ini telah terpasang pada ruang kelas. (Adelin)

Nama-nama yang membuat Ornamen Kelas Bertema Merdeka 

1. Adeline Roni L

2. Laila Destira

3. Audelia

4. Amelia P

5. Anita Syahputri

6. Nur Azahra R

7. Hafidhah RBA

8. Selfia Nur Fadilah

9. Annisa Bunga

10. Sinta Maharani

11. Fauziyah Hasan


Nama-nama yang melakukan pemasangan 

1. Fakhry Dermawan

2. Muh Khairul Azam

3. Muh. Charly Taulo

4. Surya Darmawan

5. Arjuki Rosidin


Jika ada yang terlupa dicatat agar segera menghadap ya.

Selasa, 13 Agustus 2024

SUMATIF MELALUI MENU MAKAN SIANG YANG BERAGAM

Proyek pembuatan menu makan siang menjadi alternatif tehnik sumatif semester ini. Karya siswa memiliki jalan panjang dalam menggapainya. Step by step dilakukan untuk memberikan pemahaman bermakna. Hilirnya adalah implementasi rancangan menu yang disusun sebelumnya.

Sebagai hulu kegiatan ini adalah proses identifikasi. Kajian komposisi makanan yang seimbang dilakukan dengan potensi diri untuk berliterasi. Berbagai sumber dikaji untuk menemukan akar masalah dalam pembelajaran. Menjawab berbagai alur belajar melalui lembar kegiatan peserta didik yang disiapkan. Bukan hanya jenisnya namun menghitung porsi setiap komponen menjadi dominan dilakukan. Kajian selanjutnya adalah organ dan saluran pencernaan. Setelah berdiskusi tentang peran dan prediksi gangguan yang bisa terjadi untuk setiap organnya, poster pembelajaran menjadi penilaian portofolio berikutnya.





Pemahaman siswa kemudian diukur dengan kegiatan formatif pada setiap tahap. Kalimat utamanya adalah “Kamu adalah Yang Kamu Makan.” Terdapat pertanyaan pemantik untuk meniti keberhasilan pembelajaran mereka. Mengapa kita perlu makan? Apa itu nutrisi? Apa yang kamu ketahui tentang makanan sehat? Berapa kebutuhan nutrisi idelalmu? Pertanyaan itu menjadi tantangan mereka di tahap awal eksplorasi.

 



Identifikasi selanjutnya, dilakukan untuk memahami organ pencernaan dan peranannya. Tugas produknya adalah poster system pencernaan manusia dengan bentuk beragam. Potensi dan aset siswa dipertimbangkan untuk berkarya. Hal ini menjadi pendamping produk portofolio rancangan menu makan siang dalam penilaian sumatif pertama. Karya ini dilengkapi dengan tanggapan orang tua sebagai apresiasi peserta didik dalam mencapai keberhasilannya.




Proges proses yang dilakukan siswa dipantau melalui teks prosedur, poster pembuatan atau video siswa dalam membuat menu makan siangnya. Pilihan yang terbaik menjadi hak peserta didik. Setelah dua seminggu, kegiatan makan siang pun digelar dalam kelas. Beberapa pertanyaan saat penilaian dilakukan sebagai refleksi kegiatannya. Umpan balik dalam wawancara singkat menjadi pendamping penilaian siang itu.





Waktu pembelajaran di siang hari pada kelas VIII.7 menjadi pilihan tepat display kegiatan. Variasi menu, ragam produk dalam proses pembuatan serta berbagai opini atau argumentasi orang tua dan teman sejawat menjadi bahan penilaian dan refleksi. Suasana kelas pun berbeda pada hari itu. Tidak seperti biasa diisi dengan paparan konsep atau kegiatan diskusi. Mereka larut untuk santap siang bersama dalam ruang kelasnya.



Mengakhiri pembelajaran dengan mengungkapkan perasaan meraka dan sisipan penguatan dari guru. Pembelajaran di sesi siang menjadi alasan pemilihan strategi yang digunakan. Saya bangga terhadap anak saya, karena dia telah mampu memasak makanan kesuakaannya sendiri” Itulah ungkapan dari orang tua Nurul Alawiyah pada kertas kerja anaknya. Berbeda dengan Nurul, Orang Tua Waode Islah Aulia mengungkapkan harapannya bahwa semoga anaknya akan lebih paham dengan cara dia praktek, bukan hanya mengerti melalui teori.