Minggu, 25 Januari 2026

PERINGATAN ISRA MIRAJ NABI MUHAMMMAD SAW DI BUMI SEVENTEEN 2026

 


Gema Isra Miraj di SMPN 17 Kendari: Menjemput Cahaya Salat untuk Generasi Cemerlang

KENDARI – Halaman SMPN 17 Kendari tampak berbeda pada Jumat pagi (23/01/2026). Ratusan siswa berseragam rapi duduk bersimpuh dalam kekhusyukan, mengawali hari dengan lantunan doa dalam salat Duha berjamaah. Momen religius ini merupakan pembuka dari peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar rutin setiap tahunnya.

Kepala SMPN 17 Kendari, Bapak Suhaidin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial kalender hijriah.

"Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk membentuk karakter siswa. Kegiatan rutin seperti ini sangat penting dilakukan secara berkesinambungan demi meningkatkan akhlak dan budi pekerti siswa. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi cemerlang di masa mendatang yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga matang secara spiritual," ujar beliau dengan optimis.

Kajian Mendalam: Salat sebagai "Miraj" Mukmin

Puncak acara diisi dengan uraian hikmah yang sangat menyentuh dari Ustaz Sukri Syamsudin. Beliau menekankan bahwa inti dari peristiwa Isra Miraj adalah perintah salat lima waktu.

Ustaz Sukri membedah secara mendalam mengapa salat menjadi kebutuhan vital, bukan sekadar kewajiban:

  1. Dimensi Duniawi (Disiplin dan Ketenangan): Beliau menjelaskan bahwa salat adalah latihan manajemen waktu terbaik. Siswa yang menjaga salatnya cenderung memiliki kedisiplinan tinggi. Selain itu, salat merupakan sarana "istirahat" sejenak dari hiruk-pukuk duniawi, memberikan ketenangan batin yang berpengaruh positif pada konsentrasi belajar.

  2. Dimensi Ukhrawi (Bekal Abadi): Salat disebut sebagai amalan pertama yang akan dihisab. Ustaz Sukri mengingatkan bahwa keberhasilan di akhirat sangat bergantung pada bagaimana kita menjaga hubungan dengan Sang Pencipta melalui sujud lima kali sehari.

  3. Implementasi Akhlak: Salat yang benar, menurut Ustaz Sukri, harus terpermin dalam perilaku sehari-hari. Jika salatnya baik, maka tutur kata dan sikap siswa kepada guru serta orang tua pun akan ikut membaik (mencegah perbuatan keji dan mungkar).

Menanam Benih Kebaikan

Suasana pagi yang sejuk menambah kekhidmatan para siswa dalam menyerap setiap pesan yang disampaikan. Dengan adanya peringatan ini, Buletin Seventeen berharap semangat Isra Miraj terus mengalir dalam setiap langkah siswa SMPN 17 Kendari, menjadikan salat sebagai tiang utama dalam meraih cita-cita.


Redaksi: Tim Buletin Seventeen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar