Kamis, 12 September 2024

P5 - PEMBIBITAN TANAMAN DI KELAS IX.4

Lokasi yang tidak memungkinkan menjadi alasan pembibitan dilakukan melalui poliback. Gangguan hewan, lokasi sekolah yang sedang direnovasi, penggunaan kelas secara bergantian pagi dan sore adalah uraian hambatannya.












Pembagian tugas dalam penanaman secara berpasangan :

1. Anita Syahputri H dan Fauziah Hasan

2. Ronal dan Adeline Rani L

3. Muh Adil dan Arjuki R

4. Muh Khairul Azam 

5. Muh. Ibrahim A dan Fakhry D

6. Wa ode Uliyana dan Nazril Ilham S

7. Lailah Destira R.P dan Muh Dewa Apriyadi S

8. Muh. Charly T dan Yustisia Fahmi Z

9. Nur Azahra R dan Hafisah Riska B

10. Malik dan Itizsyam A

11. Muh Rizki A

12. Qhairu Siti K dan Sinta Maharani

13. Audelia dan Surya Darmawan P

14. Amelia Payung dan Annisa Bunga A


Senin, 09 September 2024

CARA MENGHITUNG TEKANAN ZAT CAIR - TAMU SAGA

 



Apa sebenarnya tekanan hidrostatis itu?

Berdasarkan uraian dan video tersebut, terungkap bahwa makin dalam zat cair makin besar tekanannya. Inilah yang disebut tekanan hidrostatis. Kedalaman dan massa jenis zat cair mempengaruhi tekanan tesebut. Seperti halnya kedalaman, makin besar massa jenisnya maka tekanannya makin besar pula. Artinya kedua hal tersebut berbanding lurus. Itulah sebabnya pembangunan bendungan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan struktur kapal selam mempertimbangkan tenanan hidrostatis. (Zubaedah S dkk, 9 : 2017)

Lebih lanjut siungkapkan bahwa secara matematis, nilai besaran tekanan hidrostatis dapat dicari dengan menggunakan rumus : 


Dimana :

P = Tekanan (N/m2 atau Pa)

ρ = Massa jenis zat cair (kg/m3)

g = Percepatan grafitasi (m/s2)

h = Tinggi zat cair (m)

 

Contoh soal :

Bandingkanlah selisih tekanan yang dirasakan oleh peyelam saat berada di kedalam 500 cm dan 1000 cm dari permukaan air laut. Jika masa jenis air 1000 kg/m3 dan percepatan grafitasinya 9.8 m/s2.

 

Diketahui

ρ = 1000 kg/m3

g = 9.8 m/s2

h1 = 500 cm, dikonversi dahulu ke dalam m yakni 500 cm = 5 m

h2 = 1000 cm, dikonversi dahulu ke dalam m yakni 1000 cm = 10 m

 

Untuk kedalaman pertama h1 besarnya nilai P2 adalah :

P1 = ρ x g x h

P1 = 1000 x 9,8 x 5

P1 = 49.000 Pa

Untuk kedalaman pertama h2 besarnya nilai P2 adalah

P2 = ρ x g x h

P2 = 1000 x 9,8 x 10

P2 = 98.000 Pa

Berarti untuk mencari selisih antara h1 dan h2 adalah P2 – P1

P = 98.000 Pa – 49.000 Pa

P = 49.000 Pa

Maka besar selisihnya adalah 49.000 Pa

 

 

Daftar Pustaka

https://www.youtube.com/watch?v=N0dVMMGDkAc

Silmi Nurul Utami, 22/2/2021, Tekanan Hidrostatis, http://www.kompas.com  

Zubaedah S dkk, 2017, Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP/MTs Semester 2, Jakarta : Balitbang – Kemdikbud,

PAPAN KARYA SISWA TERBAIK - DISPLAY ZAT ADITIF DAN ADIKTIF - SUMATIF IPA 2 KELAS IX

 Sesuai Urutan terbaik setiap kelas