Rabu, 10 Juni 2026

LAPORAN PROGRAM SEKOLAH HEBAT BULAN JUNI 2026

 


Klik link ini untuk melihat https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/sekolah-hebat/halaman-muka

PERKEMBANGAN PROGRAM SEKOLAH HEBAT MINGGU PERTAMA JUNI 2026

 


Laporan Pandangan Mata: Merawat Harapan, Menenun Hijau di Program Sekolah Hebat SMPN 17 Kendari

Oleh: Tim Redaksi Buletin Digital Seventeen

Kendari, Juni 2026


Halo Sobat Seventeen!


Bagaimana kabar gawai dan semangat kalian hari ini? Semoga secerah langit Kendari ya! Hari ini, Tim Buletin Digital Seventeen mengajak kalian semua untuk melepaskan pandangan sejenak dari layar ponsel dan beralih ke sudut hijau sekolah kita. Ya, apa lagi kalau bukan area penanaman Program Sekolah Hebat SMPN 17 Kendari!


Tim kami baru saja melakukan pemantauan langsung di lapangan, dan jujur saja, ada rasa hangat dan bangga yang membuncah saat melihat perkembangan proyek hijau kita ini. Yuk, ikuti laporan pandangan mata kami!


Dari Tunas Kecil, Kini Mulai Belajar Berbuah

Ingatkah kalian beberapa minggu lalu saat kita bersama-sama menyemai dan merawat bibit cabe kecil (cabe rawit) di tanah sekolah kita? Berkat cucuran keringat dan kepedulian kita semua, pemandangan di area kebun kini sudah berubah drastis.


Sejauh mata memandang, rona hijau dedaunan tampak begitu menyegarkan. Dan tebak apa? Saat kami mendekat, sebagian besar tanaman cabe kecil kita sudah mulai menampakkan bunga-bunga putih yang cantik, bahkan beberapa di antaranya sudah belajar berbuah! Menyaksikan buah-buah cabe hijau kecil yang mulai menyembul di antara dedaunan itu rasanya seperti melihat adik bayi yang baru belajar berjalan—menggemaskan sekaligus bikin bangga!


"Melihat bunga-bunga itu mekar, rasanya semua lelah setelah pulang kelas langsung hilang. Ini bukti kalau usaha kita tidak mengkhianati hasil!" ujar salah satu siswa yang sedang menyiram tanaman.


Realita di Lapangan: Perjuangan Melawan Hama dan Gulma

Namun, Sobat Seventeen, berkebun tentu bukan cerita tentang keberhasilan instan. Alam selalu punya cara untuk menguji kesabaran kita. Dalam pantauan kami, harus diakui bahwa tidak semua tanaman tumbuh dengan optimal. Ada beberapa titik tanaman yang tampak kerdil atau daunnya sedikit menguning. Tapi tenang, Tim Adiwiyata dan teman-teman kita tidak tinggal diam! Berbagai upaya penyelamatan terus digalakkan secara konsisten:


Pemupukan Berkala: Nutrisi tambahan terus diberikan agar tanaman yang tertinggal bisa mengejar ketertinggalannya.


Pembasmian Hama: Pengawasan ketat dilakukan untuk menghalau kutu daun dan ulat yang nakal.


Pembersihan Gulma: Rumput liar yang berebut makanan dengan tanaman cabe kita dicabut secara rutin.


Kita harus paham bahwa dalam satu ekosistem, wajar jika ada yang tumbuh cepat dan ada yang butuh perhatian ekstra. Yang terpenting adalah komitmen kita untuk tidak menyerah pada tanaman yang kurang optimal tersebut.


Kegembiraan yang Tak Ternilai

Dibalik dinamika pasang surut tersebut, ada satu hal yang paling berharga: rasa gembira dan kebersamaan kita. Melihat usaha mandiri seluruh warga SMPN 17 Kendari mulai menampakkan hasil nyata adalah sebuah kebahagiaan yang luar biasa. Program Sekolah Hebat ini bukan sekadar tentang memanen cabe, tapi tentang memanen karakter peduli lingkungan, kerja keras, dan rasa tanggung jawab.


Yuk, Jaga Bersama Hijau Sekolah Kita!

Sobat Seventeen, tanaman-tanaman cabe ini adalah aset kita, simbol dari kerja keras kolektif kita. Tanaman yang subur berkat rawatan kita, dan yang kurang optimal menanti uluran tangan kita.


Oleh karena itu, yuk kita luangkan waktu, minimal dengan tidak mengganggu atau merusak area steril tanaman. Jikalau lewat dan melihat ada rumput liar atau hama, jangan segan untuk mencabutnya. Mari kita kawal proses ini bersama-sama sampai hari panen raya tiba!


[SPECIAL UPDATE] Merah Merona di Lahan Kita: Cabe Besar SMPN 17 Kendari Siap Panen Raya!

Oleh: Tim Redaksi Buletin Digital Seventeen

Kendari, Juni 2026


Sejauh Mata Memandang: Barisan "Raksasa" yang Sempurna

Berbeda dengan beberapa petak tanaman lain yang masih butuh perawatan ekstra, blok cabe besar (lombok besar) kita menunjukkan performa yang juara dunia! Tim kami yang turun ke lapangan dibuat takjub melihat pertumbuhan tanaman yang begitu seragam, kokoh, dan sehat.


Tidak ada kata "kerdil" di sini. Semua tanaman tumbuh tegak memamerkan daun hijau pekat yang lebar. Dan yang paling bikin gagal fokus? Buah-buah cabe besar itu! Mereka sudah bergelantungan dengan berat, mengkilap terkena sinar matahari, dan beberapa sudah mulai berubah warna dari hijau tua menjadi kemerahan.


"Ini mah tinggal hitungan hari menuju panen!" celetuk salah satu anggota tim kami saat melihat ukuran cabe yang panjang dan berisi.


Euforia di Kebun: Senyum yang Tak Bisa Disembunyikan

Sobat Seventeen, tahu tidak apa yang lebih indah dari melihat buah cabe yang lebat? Jawabannya adalah melihat wajah-wajah bahagia teman-teman kita.


Suasana di kebun sekolah belakangan ini terasa sangat berbeda. Ada aura kegembiraan yang menular. Setiap pagi dan sore, siswa-siswa yang bertugas merawat tampak begitu bersemangat. Rasa lelah menyiram dan mencangkul seolah menguap begitu saja saat mereka memegang langsung buah lombok yang sebentar lagi siap dipetik.


"Jujur, rasanya puas banget! Kemarin-kemarin kita cuma lihat di internet cara menanamnya, sekarang buahnya beneran ada di depan mata dan tumbuh subur semua. Kami sudah tidak sabar mau panen bareng-bareng!" — Rani, Siswa Kelas 8.


Bukan cuma Rani, hampir semua siswa yang lewat di area ini pasti akan berhenti sejenak, berdecak kagum, atau bahkan melakukan selfie dengan latar belakang cabe yang lebat. Keberhasilan ini benar-benar menjadi mood booster bagi seluruh warga SMPN 17 Kendari


Setelah kita disuguhkan pemandangan indah dari cabe kecil dan cabe besar, kali ini Tim Buletin Digital Seventeen membawa laporan yang penuh inspirasi dan perjuangan dari blok Tanaman Tomat. Seperti yang kita tahu, cuaca di Kendari beberapa hari terakhir ini sedang tidak menentu, bahkan curah hujan yang tinggi sempat membuat area kebun sekolah kita tergenang banjir.


Namun, tebak apa yang terjadi? Alih-alih layu, tanaman tomat kita justru menunjukkan mental juara!


Si Hijau yang Tangguh: Melawan Hujan Lebat dan Banjir

Banjir dan empasan hujan lebat boleh saja datang, tetapi tanaman tomat Program Sekolah Hebat SMPN 17 Kendari menolak untuk menyerah. Berkat struktur tanah yang dirawat dengan baik dan kesigapan teman-teman dalam membenahi drainase pasca-banjir, keajaiban itu benar-benar terjadi.


Saat kami melakukan pantauan mata hari ini, batang-batang pohon tomat berdiri dengan sangat kokoh. Pertumbuhan batangnya begitu kekar seolah mencengkeram bumi dengan kuat. Tidak hanya itu, daun-daunnya tumbuh sangat lebat, hijau segar, dan bebas dari kerusakan berarti akibat badai.


Yang paling membuat kami berdecak kagum adalah di balik rimbunnya daun-daun lebat itu, kuncup-kuncup bunga kuning kecil mulai bermunculan dengan indahnya! Ini adalah simbol kehidupan dan kemenangan kecil atas cuaca ekstrem yang sempat melanda sekolah kita.


Usaha Tanpa Henti dan Untaian Doa para Siswa

Ketangguhan tanaman tomat ini tidak lepas dari "tangan dingin" dan ketulusan hati para siswa SMPN 17 Kendari. Melihat kebun mereka sempat diterpa banjir, teman-teman kita tidak tinggal diam atau pasrah. Mereka justru makin gencar bergerak: mengikat batang tomat ke bilah bambu (ajir) agar tidak roboh, membersihkan sisa lumpur, dan memastikan akar tanaman tidak membusuk.


Namun, di samping usaha keras fisik tersebut, ada hal menyentuh yang kami temukan di lapangan. Di sela-sela waktu merawat tanaman, terdengar untaian harapan dan doa yang tulus dari para siswa.


"Setiap kali menyiram dan melihat bunganya mulai tumbuh setelah banjir kemarin, kami selalu menyelipkan doa. Kami berharap cuaca bisa lebih bersahabat ke depannya dan Tuhan memberkati kerja keras kami, agar dalam waktu dekat, tomat-tomat ini bisa berbuah lebat dan segera kami panen," ungkap salah satu siswa dengan mata berbinar penuh harap.


Melihat dedikasi yang begitu besar, rasanya tidak berlebihan jika kita optimis bahwa buah-buah tomat yang ranum akan segera menghiasi kebun kita dalam waktu dekat.


Mari Jaga Harapan Ini Bersama!

Sobat Seventeen, tanaman tomat ini adalah guru kehidupan bagi kita semua. Mereka mengajarkan bahwa sekeras apa pun badai dan ujian yang menerpa (bahkan banjir sekalipun), selama kita memiliki akar yang kuat dan dirawat dengan kasih sayang, kita akan tetap berdiri tegak dan tumbuh berbunga.


Mari kita aminkan bersama doa teman-teman kita. Tetap jaga barisan, bantu awasi kebun sekolah kita setelah hujan mereda, dan mari kita tunggu bersama momen manis saat buah tomat pertama mulai ranum dan siap dipetik!


Sampai jumpa di laporan pandangan mata berikutnya!

SMPN 17 Kendari? Hebat, Tangguh, Pantang Menyerah!

Buletin Digital Seventeen? Setia Menemani Setiap Jengkal Perjuangan Kita!

LAPORAN PROGRAM SEKOLAH HEBAT BULAN JUNI 2026

  Klik link ini untuk melihat  https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/sekolah-hebat/halaman-muka